Rabu, 26 November 2014

Fadhilah dan kharsiat Surah Al-fatihah

FADHILAT DAN KHASIAT AL-FATIHAH

Nabi Muhammad s.a.w. pernah bersabda yang bermaksud:

"Membaca Fatihah Al-Quran pahalanya seperti sepertiga Al-Quran"

Juga Nabi Muhammad s.a.w.bersabda:

"Surat Al-Fatihah adalah untuk apa ia dimaksudkankan dalam bacaannya." dan

"Fatihah itu pembukaan maksud bagi orang-orang mukmin."

                        Sesiapa membaca surah Al-Fatihah dalam keadaan berwuduk sebanyak 70 kali setiap hari selama tujuh hari lalu ditiupkan pada air yang suci lalu diminum maka ia akan memperolehi ilmu dan hikmah serta hatinya dibersihkan dari fikiran rosak.

                        Diantara khasiat Fatihah ialah siapa yang membaca 'Al-Fatihah' diwaktu hendak tidur, Surah 'Al-Ikhlas' sebanyak 3 kali dan Mu'awwidzatain maka ia akan aman dari segala hal selain ajal. Dan siapa berhajat (berkeinginan sesuatu) kepada Allah s.w.t.maka olehnya dibaca surah Al-Fatihah sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunat Subuh dan sembahyang fardu Subuh sampai 40 hari (tidak Lebih) kemudian memohon kepada Allah s.w.t. maka Insyaallah ia penuhi keperluan hidupnya.

    Barangsiapa membaca Fatihah berserta Bismillah diantara sunat Subuh dan fardu Subuh dengan Istiqomah maka kalau ia inginkan pangkat terkabullah ia dan kalau ia fakir maka akan kaya serta jika ia punya hutang maka mampu membayanrnya dan kalau ia sakit maka akan sembuh serta kalau ia punya anak maka anaknya itu menjadi anak yang soleh, berkat surah Al-Fatihah.

    Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 20kali setiap selesai sembahyang fardu lima waktu maka Allah s.w.t. luaskan rezekinya, baiki akhlaknya, mudahkan urusannya, hilangkan keperihatinannya dan kesusahannya, anugerahkan apa yang ia angan-angankan, dapatkan berbagai berkat dan kemuliaan, jadikan ia berwibawa, berpangkat luhur, berpenghidupan baik dan ia pula anak-anaknya terlindung dari kemudharatan dan kerosakan serta dianugerahkan kebahagiaan dan sebagainya.

    Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 125 kali selesai sembahyang Subuh maka ia peroleh maksudnya dan ia ketemukan apa yang dicari-cari serta sebaiknya ia panjatkan doa yang bermaksud:

          "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran Surah Al-Fatihah dan rahsianya, supaya dimudahkan bagiku semua urusanku, sama ada urusan dunia atau urusan akirat, supaya dimakbulkan permohonanku dan ditunaikan hajatku..........."

    Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah diwaktu sahur (tengah malam) sebanyak 41 kali maka Allah s.w.t.bukakan pintu rezekinya dan Dia mudahkan urusannya tanpa kepayahan dan kesulitan. Selesai bacaan Al-Fatihah tersebut dan sebaiknya berdoa:

          "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahsianya, supaya Engkau bukakan bagiku pintu-pintu rahmatMu, kurnia-Mu dan rezeki-Mu. Dan Engkau mudahkan setiap urusanku, murahkanlah bagiku rezekiMu yang banyak lagi berkat tanpa kekurangan dan tanpa susah payah, sesungguhnya Engkau berkuasa atas setiap sesuatu. Aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahsianya, berikan apa yang kuhajati........"

Diriwayatkan dari Syeikh Muhyiddin Ibnul Arabi didalam kitab 'Qaddasallaahusirrahu':

"Siapa yang punya maksud maka sebaiknya ia membaca surat Al-Fatihah sebanyak 40 kali sehabis sembahyang Maghrib dan sunatnya, selesai itu ia ajukan permohonan hajatnya kepada Allah s.w.t."

    Surat Al-Fatihah boleh mengubati penyakit mata, sakit gigi, sakit perut dan lain-lainnya dengan dibacakan sebanyak 41 kali.

    Ikhtiar mengubati penyakit : Baca SurahAl-Fatihah sebanyak 40 kali pada tempat berisi air, lalu air itu diusap-usapkan pada kedua belah tangan, kedua belah kaki, muka, kepala dan seluruh badan, allu diminum, Insyaallah menjadi sembuh.

    Kalau Surah Al-Fatihah itu ditulis dengan huruf-huruf terpisah lalu dileburkan dengan air suci dan diminumkan kepada sisakit, maka dengan iradah Allah s.w.t. ia akan sembuh.

    Ikhtiar menghilangkan sifat pelupa: Tulislah surat Al-Fatihah dengan huruf Arab pada tempat putih dan suci lalu dihapuskan dengan air dan diberi minum pada orang yang pelupa, maka ia akan hilang sifat pelupanya dengan izin Allah s.w.t.

    Mengubati sakit disebabkan oleh sengatan kala: Ambil sebuah tempat bersih lalu diisi air dan sedikit garam lalu dibacakan padanya Surah Al-Fatihah sebanyak 7 kali lalu diberi minum pada orang yang tersengat kala itu, Insyaallah ia akan sembuh.

    Mengubati sakit gigi dan lain-lain: Untuk dirinya sendiri = letakkan jari pada tempat yang sakit lalu membaca Al-Fatihah dan berdoa sebanyak 7 kali:

           "Ya Allah, hilangkan daripada keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu".

    Mengubati penyakit gigi orang lain: selesai membaca Al-Fatihah maka berdoa 7 kali:

           "Ya Allah, hilangkan daripada orang ini keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu".

    Adapun faedah dan khasiat dari Surah Al-Fatihah ialah menyembuhkan penyakit mata yang kabur (rabun)

Sabda Nabi Muhammad s.a.w."

"Barangsiapa yang ingin menyembuhkan kelemahan pandangannya (kabur/rabun) maka hendaklah dilakukan:

    Memandang bulan pada awal bulan, jika tidak kelihatan atau terhalang oleh awan dan lain-lain hal, lakukan pada malam kedua, juga tidak dapat, cuba pada malam ketiga atau begitu seterusnya hingga nampak kelihatan bulan itu.

    Apabila telah kelihatan, hendaklah ia menyapukan tangan kanannya kemata dengan membaca Al-Fatihah sebanyak 10 kali.

    Sesudah itu mengucapkan pula sebanyak 7 kali doa ini:

          "Al-Fatihah itu menjadi ubat tiap-tiap penyakit dengan rahmat Mu ya Tuhan yang pengasih penyayang."

    Lalu mengucapkan "Yaa Rabbi" sebanyak 5 kali.

    Terakhir mengucapkan pula doa ini sebanyak 1 kali:

           "Ya Allah sembuhkanlah, Engkaulah yang menyembuhkan, Ya Allah sihatkanlah, Engkaulah yang menyihatkan"

Rabu, 19 November 2014

Keutamaan surah ar rahman

Keutamaan Surah Ar Rahman


Surah Ar-Rahman adalah surah ke-55 dalam alQur'an. Surah ini tergolong surat makkiyah, terdiri atas 78 ayat. Dinamakan Ar-Rahmaan yang berarti Yang Maha Pemurah berasal dari kata Ar-Rahman yang terdapat pada ayat pertama surah ini. Ar-Rahman adalah salah satu dari nama-nama Allah. Sebagian besar dari surah ini menerangkan kepemurahan Allah. kepada hamba-hamba-Nya, yaitu dengan memberikan nikmat-nikmat yang tidak terhingga baik di dunia maupun di akhirat nanti.
Ciri khas surah ini adalah kalimat berulang 31 kali Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban (Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) yang terletak di akhir setiap ayat yang menjelaskan nikmat Allah yang diberikan kepada manusia.
Surah ini dimulai dengan ayat yang merupakan suatu bukti, tanda, dan manifestasi. Yang pertama adalah Tuhan Yang Maha Pengasih, yang mengajarkan pengetahuan tentang diri-Nya melalui Alquran (al-Mizan). Manifestasi pertama Allah adalah cahaya-Nya, cahaya pengetahuan. Orang-orang kafir ingin memadamkan cahaya Allah dan perintah-Nya, tetapi Allah tidak mengizinkannya karena "Allah adalah cahaya langit dan bumi."
Surah ini berakhir dengan kalimat "Mahaberkah" (tabaraka). Mahaberkah adalah salah satu nama Allah. Jika manusia menyeru nama Allah, maka Allah akan menghampiri kediamannya.

Kandungan Surah Ar Rahman


1. Keimanan:
Allah mengajar manusia pandai berbicara; pohon- pohonan dan tumbuh-tumbuhan tunduk kepada Allah; Allah selalu dalam kesibukan; seluruh alam merupakan nikmat Allah terhadap ummat manusia; manusia diciptakan dari tanah dan jin dari api.
2. Hukum-hukum:
Kewajiban mengukur, menakar, menimbang dengan adil.
3. Dan Lain-lain :
Manusia dan jin tidak dapat melepaskan diri dari kekuasaan Allah s.w.t. banyak dari ummat manusia yang tidak mensyukuri nikmat Tuhan; nubuwat tentang hal-hal yang akan terjadi dan hal-hal itu benar- benar terjadi seperti tentang terusan Sues dan Panama.

Arti QS.Ar-Rahman 1-78 :

1(Tuhan) Yang Maha Pemurah,
2.Yang telah mengajarkan al Quran.
3.Dia menciptakan manusia.
4.Mengajarnya pandai berbicara
5.Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan
6.Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada Nya.
7.Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).
8.Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.
9.Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.
10.Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).
11.Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.
12.Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.
13.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
14.Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,
15.dan Dia menciptakan jin dari nyala api.
16.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
17.Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya [1]
18.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
19.Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
20.antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing [2].
21.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
22.Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
23.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
24.Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung
25.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
26.Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
27.Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
28.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
29.Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadaNya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan[3].
30.Maka nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?
31.Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.
32.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
33.Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.
34.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
35.Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).
36.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
37.Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.
38.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
39.Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
41.Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka[4].
42.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
43.Inilahneraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
44.Mereka berkeliling di antaranya dan di antara air mendidih yang memuncak panasnya.
45.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
46.Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga[5].
47.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?,
48.kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.
49.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
50.Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir
51.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
52.Di dalam kedua syurga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasangan.
53.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
54.Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua surga itu dapat (dipetik) dari dekat.
55.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
56.Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
57.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
58.Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.
59.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
60.Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).
61.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
62.Dan selain dari dua surga itu ada dua surga lagi[6]
63.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
64.Kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.
65.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
66.Di dalam kedua syurga itu ada dua buah mata air yang memancar.
67.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
68.Di dalam keduanya (ada macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.
69.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
70.Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik- baik lagi cantik-cantik.
71.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
72.(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dipingit dalam rumah.
73.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
74.Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.
75.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan
76.Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.
77.Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
78.Maha Agung nama Tuhanmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.
Beberapa Keterangan :
[1]. Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.
[2]. Di antara ahli Tafsir ada yang berpendapat bahwa la yabghiyan maksudnya masing-masingnya tidak menghendaki. Dengan demikian maksud ayat 19-20 ialah bahwa ada dua laut yang keduanya tercerai karena dibatasi oleh tanah genting, tetapi tanah genting itu tidaklah dikehendaki (tidak diperlukan) maka pada akhirnya, tanah genting itu dibuang (digali untuk keperluan lalu lintas), maka bertemulah dua lautan itu. Seperti terusan Suez dan terusan Panama.
[3]. Maksudnya: Allah senantiasa dalam keadaan menciptakan, menghidupkan, mematikan, memelihara, memberi rejeki dan lain lain.
[4]. Maksudnya: pada hari berhisab tidak lagi didengar alasan-alasan dan uzur-uzur yang mereka kemukakan.
[5]. Yang dimaksud dua surga di sini adalah, yang satu untuk manusia yang satu lagi untuk jin. Ada juga ahli Tafsir yang berpendapat syurga dunia dan syurga akhirat.
[6]. Selain dari dua surga yang tersebut di atas ada dua syurga lagi yang disediakan untuk orang-orang mukmin yang kurang derajatnya dari orang-orang mukmin yang dimasukkan ke dalam surga yang pertama.

Keutamaan Surah Ar Rahman


Beberapa keutamaan surah ar rahman antara lain :
1. Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).
2. Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) berkata: “Barangsiapa yang membaca surat Ar-Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).
3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Jangan tinggalkan membaca surat Ar-Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munafik, kamu akan menjumpai Tuhannya bersamanya pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah, dan baunya paling harum. Pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri di hadapan Allah yang lebih dekat dengan-Nya daripadanya. Pada saat itu Allah berfirman padanya: Siapakah orang yang sering bangun malam bersamamu saat di dunia dan tekun membacamu. Ia menjawab: Ya Rabbi, fulan bin fulan, lalu wajah mereka menjadi putih, dan ia berkata kepada mereka: Berilah syafaat orang-orang yang mencintai kalian, kemudian mereka memberi syafaat sampai yang terakhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggal dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalu ia berkata kepada mereka: Masuklah kalian ke surga, dan tinggallah di dalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).
Surat Ar Rahmaan menyebutkan bermacam-macam nikmat Allah yang telah dilimpahkan kepada hamba-hamban-Nya yaitu dengan menciptakan alam dengan segala yang ada padanya. Kemudian diterangkan pem- balasan di akhirat, keadaan penghuni neraka dan keadaan penghuni surga yang dijanjikan Allah kepada orang yang bertakwa..Wallahu a’lam
Sekian dulu dari saya,semoga ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
 
 

Rabu, 29 Oktober 2014

Hati hati dengan rasa rindu


Hati-Hati Dengan Rasa Rindu

  
oleh: Syaikh Aidh Al Qarni
Jangan pernah merindukan sesuatu secara berlebihan. Karena, yang demikian itu menyebabkan kegelisahan yang tak pernah padamSeorang muslim akan bahagia ketika ia dapat menjauhi keluh kesah, kesedihan dan kerinduan. Demikian pula ketika ia dapat mengatasi keterasingan, keterputuasaan dan keterpisahan yang dikeluhkan para penyair. Betapapun yang demikian itu adalah tanda kehampaan hati.
“Tidakkah kamu melihat orang2 yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Rabbnya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmuNya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya?” (QS Al Jatsiyah: 23)
-Akulah yang menarik ujung kematian itu, siapakah yang akan dituntut padahal si korban adalah si terdakwa itu sendiri-
Maksud bait syair ini, kita berhak merasakan sakit dan menderita sebab kita adalah penyebab utama dari semua yang terjadi pada diri kita. Seseorang yang berasal dari Andalusia menyombongkan dirinya karena bisa merasakan suka yang melebihi batas.
-Sebelum aku, orang mengeluh berat berpisah, dan ketakutan muncul pada yang mati dan yang hidup.
 Jika rusuk2ku menghimpun, maka aku tidak akan lagi mendengar dan tidak pula melihat-
Bila saja diantara tulang2nya berhimpun ketaqwaan, dzikir, kesadaran rohani dan ilahiyah, maka kebenaran akan bisa dicapai. Disamping itu, bukti akan menjadi semakin jelas dan kebenaran akan terlihat.
“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syetan, maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya orang2 yang bertaqwa bila mereka ditimpa was2 dari syetan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan2nya” (QS Al A’raf : 200 – 201)
Ibnul Qayyim telah memberikan terapi yang sangat manjur tentang masalah ini dalam bukunya yang sangat terkenal Ad Da’wad Dawa’ atau Al Jawab asy Syafi’ an Man Sa’ala ‘anid Dawa’ asy Syafi’. Saya sarankan pembaca untuk merujuk kepada kedua buku tersebut. Rasa suka yang berlebihan itu banyak sebabnya. Diantaranya,
1. Hati yang tidak terisi oleh rasa cinta, rasa syukur, dzikir, dan ibadah kepada Allah.
2. Membiarkan mata jalang. Mengumbar mata adalah jalan yang menghantarkan pada kesedihan dan keresahan :

    “Katakanlah kepada orang2 laki2 yang beriman :”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya..” (QS An Nur:30)
Rasulullah juga bersabda: ‘Pandangan (mata) itu adalah satu dari sekian banyak anak panah iblis’
-Jika kau liarkan matamu kepada semua mata, maka semua pemandangan akan membuatmu lelah.
 Kaulihat pemandangan, tapi tak seluruhnya mampu kau lihat dan kau tatap- 
3. Meremehkan ibadah, dzikir, doa, dan sholat nafilah. “Sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan2 keji dan munkar” (QS Al Ankabut : 45)
Ada pun obatnya,
“Demikianlah, agar Kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih” (QS Yusuf: 24)
1. Berusaha untuk selalu berada dipintu2 ibadah dan memohon kesembuhan kepada Yang Maha Agung.
2. Merendahkan pandangan dan menjaga kemaluan.
 “..mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya..”(QS An Nuur : 30), ” Dan orang2 yang menjaga kemaluan mereka” (QS Al Mu’minun : 5)
3. Menjauhkan hati dari hal2 yang bisa mengikatnya dan berusaha melupakannya.
4. Menyibukkan diri dengan amal sholeh dan berguna.
 ” Sesungguhnya mereka adalah orang2 yang bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami denagn harap dan cemas ” (QS. Al-anbiya : 21)
5. Menikah secara syar’i. ” Maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi ” (QS. An Nisa : 3)
” Dan, diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya “. (QS. Ar Rum : 21)
Rasulullah bersabda, “Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang sudah mampu untuk menikah, hendaklah menikah.”

Tips mengatasi rasa kangen ala Islami



Tidak bisa disangkal manusia akan selalu bersentuhan dengan cinta. karena kita manusia emang dasarnya diciptakan dihiasi dengan syahwat, Sementara kecintaan memberikan buah kerinduan, rasa kangen terhadap orang yang kita cintai. Orang yang mencinta akan rindu kepada orang yang dicintainya. rasa kangen seringkali membekaskan duka. pengen ketemu dan selalu ada disi² kekasih. gak jarang agan² yang perkasa meneteskan air mata karena terbakar oleh rasa rindu di hati. apalagi bagi agan² dan aganwati yang ngejalin LDR
Kerinduan, adalah sebuah kesengsaraan. Penyakit yang membekaskan kelemahan di hati. Lantas apa dong obatnya untuk mengatasi penyakit yang menggerogoti jiwa ini ? simak baik² neh, mohon maaf kalau kepanjangan

1. Ikhlas kepada Allah
Ikhlas adalah obat termanjur penyakit rindu. Kalau kamu benar-benar ikhlas kepada Allah, maka Allah akan menolongmu dari penyakit kerinduan dengan cara yang tak pernah terbetik di hati kita sebelumnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, "Sungguh jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutkannya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut sesuatu yang membahayakannya"
Ketika pemuda ikhlas kepada Allah, maka Allah akan memilihnya, menghidupkan hatinya. Di saat itulah segala kekejian akan berpaling darinya dan dia sangat takut untuk mencari pengganti selain Allah. Keadaannya berbeda dengan hati yang tak ikhlas. Hati tersebut akan selalu diombang-ambingkan nafsu, keinginan, tuntutan serta cinta yang memabukkan. Keadaannya tidak berbeda dengan sepotong ranting yang meliuk kesana kemari mengikuti arah angin.

2. Berdo'a 
Do'a mengandung sikap kefakiran serta kerendahdirian seseorang di hadapan Allah. Oleh karena itu, doa merupakan salah satu bentuk ibadah yang agung. Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdoa, merasakan kebutuhannya kepada Allah niscaya Allah akan mengabulkan doanya. Termasuk diantaranya dia memohon untuk dilepaskan dari kesulitan penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengkoyak-koyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara.

3. Memenej pandangan 
Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah hati dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran.
Ibnul Qayyim menyatakan, "Orang yang berakal jangan sampai terlalu mudah tergelincir jatuh hati dan rindu agar tidak tertimpa berbagai kerusakan yang ditimbulkannya, baik sedikit maupun banyak. Barangsiapa yang menerjunkan diri kedalamnya maka ia termasuk orang yang menzalimi diri sendiri yang tertipu dan binasa. Andai saja bukan karena pandangan yang berkali-kali terhadap orang yang dikagumi dan usahanya untuk dapat merajut benang-benang asmara, pastilah asmara tidak akan kokoh mencengkeram jiwanya."
Ibnu Taimiyah berkata, " Allah menjadikan menjaga pandangan dan kemaluan sebagai sebab terkuat untuk mensucikan jiwa. Dan konsekuensi dari menjaga jiwa adalah dengan menghilangkan segala bentuk kejahatan, perbuatan keji, kezaliman, syirik, dusta, dan sebagainya.

4. Selalu sibuk dan aktif 
Dalam situasi kosong kegiatan, biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang dia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Oleh karena itu, untuk memangkas kerinduan seseorang hendaknya menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat baik untuk dunia maupun untuk akhirat. Hakikat dari rasa rindu adalah kesibukan hati yang kosong. Di kala sepi sendiri, tanpa aktifitas muncullah bayangan sang kekasih, wajah, gerak-gerik, dan segala yang berkaitan dengannya. Seluruhnya hanya sekadar bayangan dan khayalan yang berakhir dengan kesedihan diri. Tiada manfaatnya sedikitpun bagi kehidupan kita.

5. Menghindari nyanyian dan film percintaan 
Nyanyian dan film-film percintaan memilika andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika, nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu-biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hatimu sendiri. Sehingga sempat diungkapkap oleh para ulama, "Nyanyian adalah tarian perzinahan."

6. Bayangkan kekurangannya 
Ingatlah selalu, bahwa orang yang kau cinta bukanlah sosok pribadi yang sempurna. Ia sangat memiliki banyak kekurangan, sehingga tidak layak untuk dipuja, disanjung, atau senantiasa diangan. Orang yang kau cintai tidaklah seperti yang kau khayalkan di setiap lamunan.
Ibnul Jauzi mengatakan," Sesungguhnya manusia itu penuh dengan najis dan kekotoran. Sementara orang yang dimabuk cinta senantiasa melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Disebabkan cinta ia tidak lagi melihat adanya aib."
Kita bisa menghukumi sesuatu kecuali dengan timbangan keadilan, sementara orang yang sedang kasmaran tengah dikuasai oleh nafsunya sehingga tidak dapat bersikap dengan adil. Kecintaannya menutupi seluruh aib yang dimiliki pasangannya. Para ahli hikmah berkata, "mata yang diliputi hawa nafsu akan menjadi buta."

7. Tips yg lainnya 
1. Usahakan untuk menjauh dari orang yang dicintai. Karena terpisahnya badan akan memberikan pengaruh jauhnya hati dari orang yang dicinta. Hendaknya sabar menanggung perpisahan beberapa saat walaupun sulit.
2. Kontinu menghadiri majelis dzikir, bergaul dengan orang-orang shalih, serta mendengar atau membaca kisah orang-orang shalih.
3. Meredam keinginan, memupus harapan disertai keinginan keras untuk dapat mengalahkan hawa nafsu.
4. Selalu teratur menjaga shalat dengan sempurna, khusyuk dan berusaha sempurna secara lahir dan batin.
5. Mencampakkan seluruh keinginan yang rendah, hina, dan perbuatan tercela, serta berusaha meraih segala keutamaan.
6. Mengambil pelajaran dari kedukaan orang-orang yang dimabuk cinta, derita dan kacau balaunya urusan mereka.

Jumat, 17 Oktober 2014

Panduan Bilal Sholat Jumat

Panduan Bilal Sholat Jum'at
Panduan Muadzin/ Bilal Sholat Jum'at ini kami bagikan untuk memudahkan Anda (kaum muslimin khususnya) yang ingin belajar menjadi bilal/ muadzin pada sholat Jum'at. Panduan bilal ini dibuat berdasarkan rangkaian ibadah sholat Jum'at yang dilaksanakan sebagian besar umat Islam, khususnya Nahdlatul Ulama'. 

teks muazin/ bilal shalat jumat
Penulisan Teks Arab Panduan Bilal Jum'at ini masih membutuhkan koreksi dan tidak luput dari kesalahan. Untuk itu, kami mohon kesediaan pembaca yang lebih mengerti dan memahami kaidah penulisan berbahasa Arab untuk memberikan koreksi. Berikut kami sampaikan bacaan-bacaan bilal pada sholat Jum'at beserta waktu mengucapkannya:





Do'a Sebelum Adzan Jum'at
Muadzin/ bilal memulai rangkaian ibadah sholat Jum'at dengan mengumandangkan adzan yang pertama, sebagai tanda masuknya waktu sholat dzuhur atau dimulainya ibadah sholat Jum'at.

مقدّمة اذان الجمعة :
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَلآ إِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِااللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ، أَعُوْذُ بِااللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلاً مِمَّنْ دَعآ إِلَى اللهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، قُلِ ادْعُوْ اللهَ أَوِدْعُوْا الرَّحْمَنَ أَيَّامًا تَدْعُوْا فَلَهُ الأَسْمآءُ الْحُسْنَى، وَلاَ تَجْهَرْ بِصَلاَتِكَ وَلاَ تُخَافِتْ بِهَا وَبْتَغِ بَيْنَ ذَالِكَ سَبِيْلاً، وَقُلِ الْحَمْدُ للهِ الَّذِى لَمْ يَتَخِدْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيْكٌ فِى الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ وَكَبِّّرْهُ تَكْبِيْرًا.

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ...



Do'a Setelah Adzan Jum'at
Setelah adzan yang pertama selesai dikumandangkan, muadzin/ bilal berdo'a: 

دعاء بعد الأذان :
أَللّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَاتِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًنِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَشَّرَفَةَ وَالدَّرَجَةَ الْعَالِيَةَ الرَّفِعَة، وَبْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًنِ الَّذِى وَعَدْتَة، إِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَاد.
Pada sebagian kalangan umat Islam Nahdhatul Ulama' melaksanakan sholat sunah Qobliyah Jum'at setelah adzan yang pertama selesai dikumandangkan. Muadzin menyeru: 
صَلُّوْا سُنَّةَ قَبْلِيَةَ الْجُمْعَة رَحِمَكُمُ اللهُ....
Setelah sholat sunah Qobliyah Jum'at selesai, muadzin membacakan Pengantar Khutbah Jum'at. Bacaan ini diucapkan sebelum sang Khotib menuju mimbar.

Pengantar Khutbah Jum'at
فعانتار خطبة الجمعة :
يَا مَعَاشِرَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ اْلـمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ:
رُوِيَ عَنْ أَبِى هُـرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّه قَالَ :
قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ اْلجُمْعَةِ أَنْصِتْ، وَاْلإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ.
أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ...
أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ اللهُ...
أَنْصِتُوْا وَاسْمَعُوْا وَأَطِيْعُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ...
Jika Anda ingin mempelajari Pengantar Khutbah Jum'at versi lain silahkan baca post: Bacaan Bilal Sebelum Khutbah Jum'at

Do'a Sebelum Jum'at 
Khotib berdiri dan berjalan menuju mimbar, kemudian muadzin berdo'a: 
الدعاء قبل الخطبة

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ قَوِّالإِسْلاَمَ، مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، اَلْاَحْيآءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ، وَيَسِّرْهُمْ عَلىٰ إِقَامَةِ الدِّيْنِ. رَبِّ اخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَاخَيْرَالنَّاصِرِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. 
Setelah do'a selesai, Khotib mengucapkan salam lalu Muadzin mengumandangkan Adzan yang kedua

أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ...

 Sholawat Antara Dua Khutbah
Sholawat ini dilantunkan setelah khutbah yang pertama selesai atau sholawat diantara dua khutbah
 
سليعان بعد الخطبة الأولى : صلوة
أَللّهُمَّ صَلِّى وَسَلِّمْ، وَزِدْ وَاتِمْ وَتَفَضَّلْ وَبَارِكْ، بِجَلاَلِكَ وَكَمَالِكَ عَلَى زَيْنِ الْعِبَادِكَ،سَيِّدِ الْعَرَابِى وَالْعَجَامِ، وَالإِمَامُ طَيِّبَةَ وَالْكَرَام، سَيِّدِنَا وَمَوْلاَنَ مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ عَنْ كُلِّ أَصْحَابِ سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْمَعِيْنَ.
Setelah khutbah yang kedua selesai kemudian muadzin mengumandangkan iqomah, dan melaksanakan sholat Jum'at secara jamaah.

Tanda Tanda 100 Hari Sebelum Kematian

TANDA TANDA KEMATIAN

100 Hari Sebelum Hari Kematian
Ini adalah tanda pertama dari Allah SWT kepada hambanya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yg dikehendakinya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini, hanya apakah mereka sadar atau tidak saja. Tanda ini akan berlaku lazimnya setelah waktu Asar. Seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ke ujung kaki akan mengalami getaran, seakan-akan menggigil.
Contohnya seperti daging sapi/kambing yang baru disembelih, dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya nikmat, dan bagi mereka yang sadar dan berdetak di hatinya bahwa mungkin ini adalah tanda kematian maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah sadar akan kehadiran tanda ini.
Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian , tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaat. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.
40 Hari Sebelum Hari Kematian
Tanda ini juga akan terjadi sesudah waktu Asar. Bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arash Allah swt. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persediaannya ke atas kita antaranya adalah ia akan mulai mengikuti kita sepanjang waktu.
Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.
7 Hari Sebelum Hari Kematian
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah sakit di mana orang sakit yang tidak makan secara tiba- tiba dia berselera untuk makan.
3 Hari Sebelum Hari Kematian
Pada masa ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita iaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat diketahui/ dipahami maka berpuasalah kita setelah itu supaya perut kita tidak mengandungi banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti.
Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit hidungnya akan perlahan-lahan turun, dan ini dapat diketahui jika kita melihatnya dari bahagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan berangsur-angsur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.


1 Hari Sebelum Hari Kematian
Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang iaitu di bahagian ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.
Tanda akhir
Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan dingin di bagian pusat dan akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah dan berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikatmaut untuk menjemput kita kembali kepada Allah SWT yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.
BERSIAP SIAPLAH, HARI ITU PASTI AKAN DATANG! SUDAH SIAPKAH BEKAL KITA?